http://www.facebook.com/MyOwnWayDaily

Loading...

Sabtu, 22 Desember 2012

Gunung Gunung Indah di jawa Barat



ciremai
Jawa Barat biasa juga di kenal dengan tanah Pasundan atau Parahyangan, memiliki beragam kekayaan alam yang indah dan menawan dari muali bentangan pantai, dataran tinggi, perkebunan teh yang luas dan lain sebagainya. Diantara bentangan alam dan keindahan alam tanah Pasundan gunung adalah satu objek yang tidak bisa begitu saja di tinggalkan. Tanah pasundan memiliki beberapa gunung indah yang biasa ramai di kunjungi oleh wisatawan baik yang aakn berwisata maupun mendaki menjelajahi keindahan alamnya.
Dari sekian bnayk gunung yang terdapat di Jawa Barat penulis mencoba merangkumnya menjadi beberapa bagian.
Berikut Gunung-gunung indah di Jawa barat bagian pertama
1. Gunung Ceremai
Gunung Ceremai adalah sebuah gunung yang terletak di tiga wilayah kabupaten di Jawa Barat yang saling berdekatan yakni Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka. Terletak pada posisi geografis 6° 53′ 30″ LS dan 108° 24′ 00″ BT dan memiliki tinggi 3.078 m di atas permukaan laut gunung ini menjadi gunung tertinggi di Jawa Barat. Nama gunung Ceremai berasal dari sebuah pohon berbuah masam bernama cereme (Phyllanthus acidus) yang sering tumbuh di daerah tersebut, namun karena gunung ini terletak di Jawa Barat yang banyak daerahnya memiliki nama tempat yang berawalan ci gunung Ceremai pun sering di sebut Ciremai. Gunung Ceremai adalah gunung berbentuk strato dan merupakan gunung api soliter. Serta termasuk gunungapi Kuarter aktif, tipe A serta merupakan gunung api magmatik yang masih aktif ssejak tahun 1600.
2. Gunung Tangkuban Perahu
Gunung Tangkuban Parahu atau Gunung Tangkuban Perahu adalah gunung yang terletak di Kabupaten Bandung Barat serta Kabupaten Subang. Memiliki ketinggian 2.084 meter, Gunung ini memiliki hutan yang rimbun dengan pohon pinus serta hamparan kebun teh sejukdi sekitarnya. Bentuk gunung ini termasuk ke dalam Stratovulcano dengan pusat erupsi yang berpindah dari timur ke barat. Daerah Gunung Tangkuban Perahu dikelola oleh Perum Perhutanan. Rata-rata suhu di gunung ini mencapai 17 oC pada siang hari dan 2 oC pada malam hari. Karena letaknya yang tidak jauh dari kota Bandung atau sekitar 20 meter ke arah utara membuat gunung ini ramai oleh pengunjung terutama saat akhir pekan dan hari besar.
3. Gunung Papandayan
Gunung Papandayan adalah gunung yang terletak di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut. Gunung ini memiliki ketinggian 2665 meter di atas permukaan laut. Topografi di dalam kawasan gunung papandayan tergolong curam, berbukit dan serta terdapat beberapa tebing yang terjal. Menurut kalisifikasi Schmidt dan Ferguson gunung ini termasuk ke dalam type iklim B, dengan curah hujan rata-rata 3.000 mm pertahunnya, kelembaban udara 70 sampi 80 % dan temperatur suhunya 10 ยบ C.  Gunung ini termasuk pada gunung yang aktif tercatat beberapa kali letusan terjadi di tahun 1773, 1923, 1942, 1993, dan 2003 walaupun daya letusannya berbeda-beda.

gunung salak

4. 
Gunung Salak
Gunung Salak adalah sebuah gunung yang terletak di antara dua kabupaten di Jawa Barat yakni kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi. Letak astronomis puncak gunung salak berada pada 6°43′ LS dan 106°44′ BT. Gunung salak memiliki 3 puncak yakni gunung salak I dan Gunung Salak II. Puncak Salak I memiliki tinggi 2.211 m dpl sementara Puncak Salak II berada di 2.180 m dpl. Dan satu puncak terakhir adalah  Puncak Sumbul yang memiliki ketinggian 1.926 m dpl.
Secara administratif, Gunung Salak termasuk dalam wilayah Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sejak 2003 pengelolaan kawasan hutannya berada di bawah pengawasan Taman Nasional Gunung Halimun-Salak. Nama Gunung Salak tidak ada hubungnnya dengan nama buah atau pohon Salak melainkan berasal dari bahasa sansekerta “Salaka” yang berarti perak.
5. Gunung Pangrango
Gunung Pangrango adalah gunung tertinggi kedua di Jawa Barat. Gunung ini memiliki ketinggian 3,019 m dpl. Puncak gunung pertama bernama Mandalawangi. Gunung ini berada di dalam kawasan Taman Nasional Gede Pangrango serta mempunyai vegetasi hutan seperti Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung. Gunung Pangrango ini memiliki 3 ekosistem yang berbeda yakni ekosistem sub-montana pada ketinggian 1.000 m-1.500 m, lalu ekosistem pegunungan di ketinggian 1.500 m – 2.900 m, dan ekosistem sub-alpine  yang berada di ketinggian 2.400 m. dan lebih tinggi. Pada tahun 1977 UNESCO menyatakan taman nasional Gunung Gede-Pangrango tempat gunung Pangrango ini berada sebagai cagar alam Biosphere.
6. Gunung Papandayan
Gunung Galunggung adalah sebuah gunung berapi yang terletak di kabupaten Tasikmalaya dan memiliki ketinggian 2.167 meter di atas permukaan laut. Gunung Galunggung memiliki Hutan Montane di ketinggian 1.200 – 1.500 meter serta Hutan Ericaceous di ketinggian lebih dari 1.500 meter. Memiliki titik koordinat 7.25°LS-7°15’0″LS; 108.058°BT-108°3’30″BT. Gunung papandayan ini termasuk ke dalam gunung yang sangat aktif dan pernah beberapa kali memuntahkan letusan yang dahsyat. Letusan Gunung Papandayan terakhir terjadi di tahun 5 Mei 1982 dan berlangsung selama 9 bulan dan berakhir pada 8 Januari 1983. Efek dari letusan selain menimbulkan kerusakan juga membawa kesuburan lahan dan pasir yang melimpah. Pasir hasil letusan gunung kemudian paling banyak di bawa ke Jakarta untuk pembangunan seperti jalan dan bangunan.
sumber : http://www.oretz.com/gunung-gunung-indah-di-jawa-barat-html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar